Gak kerasa 2016 udah mau beres aja. Resolusi awal tahun apa kabar ?? Ah, sudah lah. Setiap tahun pasti ada kejadian khas yang menjadi icon dari tahun tersebut. Terkadang hanya satu dan terkadang lebih dari satu. Tapi yang akan kita lihat sekarang adalah pandangan saya terhadap tahun 2016, yang saya nilai cukup menarik untuk diperbincangkan.
Kalo tiap tahun punya nama, maka saya akan kasih nama tahun 2016 adalah tahun "pecah belah". Kenapa ? Dalam tahun ini saja kita mendapati Batman, Superman, Ironman, Captain America bertarung satu sama lain.
Garing ?
Hampura.
Hampir semua kejadian besar yang terjadi di tahun ini membelah orang-orang menjadi dua bagian. Pro dan Kontra yang bisa saya lihat secara kasar hampir menyentuh 50:50.
Kita ambil contoh film Batman v Superman (BVS) di mana fans dan kritikus film saling "bertempur" apakah ini film bagus atau tidak. Lanjut ke pembunuhan sianida dengan terdakwa tunggal Jessica, yang saya pikir "wah udah jelas ni orang yang ngebunuh" tapi ternyata kolom komentar Line Today berkata lain. Dan yang terakhir Ahok, tau sendiri lah yah.
Informasi yang beredar di media sosial sangat banyak, dan masyarakat Indonesia cenderung cukup kritis agar tidak termakan informasi palsu. Lingkungan kita pun memiliki kecenderungan untuk mempertahankan apa yang dipercayai, terutama jika sudah keluar statemen atau konten yang menyinggung. Apakah ini kondisi yang buruk ? Tidak selalu karena sekali lagi, ini menandakan masyarakat kita melek akan informasi,
Yang sangat disayangkan adalah perbincangan yang terjadi tidak diarahkan kepada diskusi mufakat atau sekedar sharing, melainkan perdebatan yang menjatuhkan. Solusinya ? Menurut saya kurangi perdebatan online dan perbanyak diskusi dan sharing tatap muka. Karena semua orang bisa bacot di internet, tapi ga semua orang tau cara berdiskusi dan menyampaikan pendapat dengan baik.