Ya sudah lah

April 22, 2025

Pada suatu sore diakhir pekan. Seperti manusia era sekarang pada umumnya, aku membuka hp untuk melihat sosial media. Tak sengaja ku melihat sebuah konten. Konten itu menggambarkan dua perspektif seorang manusia mendengarkan lagu Bondan Prakoso Ya Sudah Lah. 

Setelah itu diriku merenung, apa mimpiku dulu ? Siapa yang akan selalu ada untuk ku?

Ya sudah lah. Sambil ku menonton konten selanjutnya


New Life

November 22, 2020

Beberapa waktu ini. Saat ada kesempatan untuk melakukan perjalanan ke suatu tempat. Ada terselip keinginan untuk turun ditengah jalan, disuatu tempat antah berantah, hanya membawa baju ganti dan memulai semuanya dari nol. Pikiran ini perlahan mulai mengganggu ku bagai sebuah hembusan angin ditengah pengapnya kota yang membawa debu dan masuk ke mata. Aku bisa mengatasinya dengan cepat, tapi aku tau itu akan kembali lagi cepat atau lambat.

Mungkin kau akan bertanya, mengapa ? Sejujurnya aku pun tak tahu. Karena jika aku harus menjelaskannya, itu tidak akan masuk akal dan terdengar seperti orang yang tidak pandai dalam bersyukur dan menghargai apa yang dimiliki. Tapi yang kutahu adalah itu yang aku inginkan. Untuk memulai sebuah kehidupan baru tanpa ada yang tahu siapa diriku di masa lalu, untuk akhirnya bisa merenung dan memaknai arti dari kehidupan, untuk bisa memahami makna dari bermasyarakat, untuk memahami arti penting dari sebuah keluarga, untuk bisa menemukan diriku sendiri dalam prosesnya, untuk mencari kebenaran tentang misteri jagat raya.


2020

March 15, 2020
Karena suatu pekerjaan akhirnya aku kembali lagi ke blog usang ini dan waaaaw.

Tak terasa waktu berjalan sangat cepat. Kilas balik sedikit kepada tulisan-tulisan ku yang lalu ternyata sangat memalukan. Tapi yang kukagumi terhadap diriku sendiri yaitu bagaimana dulu diriku bisa menulis panjang lebar mengenai sebuah isu yang mungkin tidak banyak diperhatikan oleh orang banyak. 

Tapi, waktu berlalu dan keadaan berubah. Begitu juga dengan ku. Pada akhirnya aku memberanikan diri keluar dari sebuah zona dan memilih sebuah jalan. Jalan yang membawa ku kembali di titik nol. Dan aku tidak menyesali itu. Setidak nya sampai saat ini.

2016

October 29, 2016
Gak kerasa 2016 udah mau beres aja. Resolusi awal tahun apa kabar ?? Ah, sudah lah. Setiap tahun pasti ada kejadian khas yang menjadi icon dari tahun tersebut. Terkadang hanya satu dan terkadang lebih dari satu. Tapi yang akan kita lihat sekarang adalah pandangan saya terhadap tahun 2016, yang saya nilai cukup menarik untuk diperbincangkan.

Kalo tiap tahun punya nama, maka saya akan kasih nama tahun 2016 adalah tahun "pecah belah". Kenapa ? Dalam tahun ini saja kita mendapati Batman, Superman, Ironman, Captain America bertarung satu sama lain.

Garing ?
Hampura.

Hampir semua kejadian besar yang terjadi di tahun ini membelah orang-orang menjadi dua bagian. Pro dan Kontra yang bisa saya lihat secara kasar hampir menyentuh 50:50.

Kita ambil contoh film Batman v Superman (BVS) di mana fans dan kritikus film saling "bertempur" apakah ini film bagus atau tidak. Lanjut ke pembunuhan sianida dengan terdakwa tunggal Jessica, yang saya pikir "wah udah jelas ni orang yang ngebunuh" tapi ternyata kolom komentar Line Today berkata lain. Dan yang terakhir Ahok, tau sendiri lah yah.

Informasi yang beredar di media sosial sangat banyak, dan masyarakat Indonesia cenderung cukup kritis agar tidak termakan informasi palsu. Lingkungan kita pun memiliki kecenderungan untuk mempertahankan apa yang dipercayai, terutama jika sudah keluar statemen atau konten yang menyinggung. Apakah ini kondisi yang buruk ? Tidak selalu karena sekali lagi, ini menandakan masyarakat kita melek akan informasi,

Yang sangat disayangkan adalah perbincangan yang terjadi tidak diarahkan kepada diskusi mufakat atau sekedar sharing, melainkan perdebatan yang menjatuhkan. Solusinya ? Menurut saya kurangi perdebatan online dan perbanyak diskusi dan sharing tatap muka. Karena semua orang bisa bacot di internet, tapi ga semua orang tau cara berdiskusi dan menyampaikan pendapat dengan baik.


Jam weker

April 3, 2016
Tik tok tik tok.....


Jam weker di kamarku menunjukan pukul 2 dini hari. Tak bisa tidur, mungkin karena siang terlalu banyak tidur.

Suara yang dikeluarkan jam weker itu sangat mengganggu. Semakin lama kau terjaga gangguan dan ketakutan pun akan semakin terasa. Ketakutan akan esok hari, penyesalan yang terngiang dimasa lampau, dan ketakutan bahwa waktu tak akan pernah cukup untuk ku.

Mungkin harusnya aku tidak tidur siang, atau mungkin aku hanya perlu berhenti berpikir ? Yah, berhenti berpikir dan peduli karena itu lah yang selalu mengganggu tidurku dan bahkan hidupku. Tidak bisakah aku ini "biasa" ? Batinku terus menerus mempertanyakan hal itu saat berhenti berpikir dan peduli bukanlah sebuah pilihan. Biasa adalah jalan yang harus kulalui dengan berpikir dan peduli.

Jalan apa yang bisa dilewati tanpa berpikir dan peduli ? Itu juga pertanyaan yang ada saat berhenti berpikir dan peduli adalah satu satunya jalan. Jalan ini adalah dengan menghancurkan semua yang kupunya saat ini untuk membuat ulang yang baru. Am I a coward ? Dan persimpangan ada didepan mata.

Suara jam ini masih sangat mengganggu.

Waktuku tidak banyak

Tik tok tik tok.....

Perubahan

February 22, 2016
Pagi itu 8 Februari 2016 ,lokasi wisata Kawah Putih di Ciwidey Kabupaten Bandung sedang ramai pengunjung. Tentu saja lokasi ini selalu ramai oleh wisatawan tetapi dikarenakan bertepatan dengan hari raya Imlek dan libur panjang, orang-orang seakan tak berhenti datang dan pergi dari tempat ini, walaupun gerimis mengundang.

Perkuat Peran Pers Kampus dalam Pergerakan Mahasiswa

December 22, 2015

Tidak dapat dipungkiri bahwa mahasiswa merupakan poros dari sebuah perubahan yang masif dalam berbagai aspek. Anggapan ini bisa dilihat dari reaksi masyarakat yang menjadi buah bibir masyarakat, baik dari gaya hidup, teknologi yang dipakai, prestasi, aksi demonstrasi, dan lain-lain. Pertanyaanya bagaimana Pers Mahasiswa bisa berperan aktif dalam mengawal segala pergerakan, baik secara aktif (seperti aksi) serta pasif (dalam perspektif budaya,sosial,dan lain-lain).